Select Page

Candi ini dinamakan Candi Barong karena hiasan kala yang terdapat pada setiap sisinya yang menyerupai singa barong. Candi Barong Yogyakarta berada di Dusun Candi Sari, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Kondisi sekitar candi merupakan perbukitan dengan rumah-rumah penduduk di sekitarnya.

Candi ini diperkirakan merupakan tempat memuja Dewa Wisnu. Keberadaan arca Dewi Sri yang merupakan dewi kesuburan, istri Dewa Wisnu dan Dewi Laksmi, pengiring Dewa Wisnu menguatkan perkiraan ini. Tanda lain yaitu adanya kerang bersayap (sankha) yang merupakan simbol Dewa Wisnu dan puncak bangunan berbentuk permata (ratna).

Fungsi candi ini diyakini sebagai tempat melakukan ritual pemujaan untuk memohon kesuburan kepada Dewi Sri. Kondisi tanah di sekitar candi yang tidak begitu subur kemungkinan melatarbelakangi hal ini.

Sejarah dan Sisi Menarik Candi Barong Yogyakarta

Candi Barong Yogyakarta diperkirakan dibangun pada kisaran abad ke-9 hingga 10 Masehi. Penemuan candi ini terjadi pada tahun 1913 ketika perluasan perkebunan tebu oleh seorang Belanda.

Ketika ditemukan, kondisi candi masih berwujud reruntuhan yang bentuk aslinya tidak dapat dikenali. Proses pemugaran situs sejarah ini dimulai pada tahun 1987. Bagian candi induk selesai dipugar pada tahun 1992 dilanjutkan dengan pemugaran pada bagian talud (penahan tanah) dan pagar.

Candi barong yogyakarta

Candi Barong mempunyai nama lain yaitu Candi Sari Suragedug. Nama ini tertulis dalam Prasasti Ratu Baka yang ditulis dalam bahasa Sansekerta. Pada prasasti tersebut diceritakan tentang raja bernama Sri Kumbaja yang membangun tiga lingga bernama Krttiwasalingga, Triyarbakalingga, dan Haralingga. Ketika lingga tersebut dibangun dengan pendamping Dewi Sri, Dewi Suralaksmi, dan Dewi Mahalaksmi. Tiga lingga yang disebutkan itu kemungkinan yaitu Candi Barong.

Dalam prasasti lain yaitu Prasasti Pereng yang berangka tahun 863 M juga tertulis, Rakai Walaing Pu Kumbhayoni menganugerahkan sawah dan dua bukit di Tamwahurang pada tahun 784 Saka atau 860 Masehi. Sawah dan bukit tersebut diperuntukkan bagi pemeliharaan bangunan suci Syiwa yang dinamakan Bhadraloka. Menurut pendapat ahli, bangunan tersebut merujuk kepada Candi Barong.

Keunikan Candi Barong Yogyakarta

Halaman kompleks Candi Barong Yogyakarta berupa tiga buah teras yang semakin tinggi ke belakang. Tempat yang paling suci yaitu teras yang tertinggi. Di teras yang tertinggi terdapat selasar dan dua buah candi tanpa pintu dan jendela. Kedua candi mempunyai ukuran luas sekitar 16 meter persegi dengan tinggi kira-kira 9,25 meter.

Di setiap bangunan candi terdapat relung tempat menyimpan arca berhiaskan kala makara. Dilihat dari ragam hiasan dan arcanya, candi pertama dibangun untuk memuja Dewa Wisnu. Sedangkan candi yang kedua merupakan tempat pemujaan Dewi Sri.

Di teras yang kedua terdapat struktur bangunan berukuran kira-kira 12×8 meter dan beberapa umpak batu berbentuk segi delapan. Struktur bangunan ini diperkirakan adalah pondasi bangunan pendopo beratap kayu. Sementara itu, pada teras yang pertama tidak dijumpai struktur bangunan.

Candi barong yogyakarta

Keseluruhan bangunan Candi Barong Yogyakarta kemungkinan dibangun dalam dua periode. Adanya penemuan dinding penahan tanah pembangunan tahap pertama di sebelah selatan candi kedua mengindikasikan hal ini. Di tahap pertama hanya dibangun satu candi yaitu candi yang pertama. Sementara di tahap kedua, dilakukan pembangunan candi kedua di sebelah candi pertama dan perluasan ke sisi selatan.

Fasilitas Umum dan Tiket

Di tempat wisata Candi Barong Yogyakarta ini tidak terdapat fasilitas umum sepert kamar mandi dan musala, tetapi Anda dapat meminta izin pada penduduk sekitar untuk menumpang sekiranya terdesak. Tempat parkir gratis disediakan di halaman kompleks candi. Demikian juga warung yang menjual makanan. Anda hanya perlu membayar karcis sebesar Rp2.000 per orang untuk berkunjung ke candi ini.

Tempat ini tidak banyak dikunjungi oleh wisatawan. Kemungkinan karena lokasinya yang tersembunyi dan belum ada akses kendaraan umum yang mencapainya.

Cara Menuju ke Lokasi

Menuju Candi Barong Yogyakarta, Anda dapat melewati Jalan Solo sampai ke Prambanan. Di sebelah kanan tugu perbatasan Yogyakarta-Jawa Tengah ada jalan yang akan membawa Anda melintasi rel kereta api dan SMPN 2 Pereng. Setelah masuk ke jalan ini, medan berupa jalan menanjak menaiki bukit. Terdapat papan petunjuk arah ke Candi Barong di bukit tersebut.

Mengendarai kendaraan pribadi merupakan pilihan terbaik untuk menuju ke Candi Barong Yogyakarta. Jika Anda memerlukan kendaraan, jangan ragu untuk menghubungi Jogja Rental Motor. Kami menyediakan layanan sewa kendaraan dengan harga yang bersahabat untuk memudahkan perjalanan Anda di Yogyakarta dan sekitarnya.