Select Page

Candi Prambanan Jogja merupakan salah satu objek wisata yang ramai pengunjung setelah Candi Borobudur. Letak candi yang cukup setrategis mungkin menjadi salah satu alasan mengapa Candi Prambanan tidak pernah sepi pengunjung. Konon katanya Candi Prambanan juga merupakan Candi Hindu terbesar, tertinggi dan tercantik di Indonesia. Hal ini terlihat dari panorama yang ada di sekitar bangunan Candi.

Sejarah Candi Prambanan Jogja – Klaten

Hampir setiap orang mengetahui kisah di balik pembangunan Candi Prambanan ini. Candi Prambanan direfleksikan sebagai lambang kisah cinta Bandung Bandowoso terhadap Roro Jonggrang serta kisah cinta Rama dan Sinta yang terpahat di dinding candi. Kalimat cinta bertepuk sebelah tanganlah yang sering disebut-sebut sebagai asal muasal dibangunnya Candi Prambanan.

Candi Prambanan Jogja

Candi Prambanan secara administratif dibangun pada abad ke-10, saat pemerintahan Raja Rakai Pikatan dan Rakai Belitung. Pada saat itulah Bandung Bondowoso jatuh cinta pada Roro Jonggrang dan bermaksud untuk meminang. Hanya saja Roro Jonggrang menolak dan meminta sebuah syarat untuk membangun 1000 candi sebagai bukti cinta. Ketika hampir selesai, Roro Jonggrang menggagalkannya dengan bantuan warga setempat.

Saat mengetahui kecurangan yang dibuat oleh Roro Jonggrang, kemudian Bandung Bandowoso mengutuknya menjadi sebuah arca sebagai pelengkap candi ke-1000. Candi ini pun mengisahkan cinta antara Rama dan Sinta yang terukir abadi melalui relief-relief candi. Sama seperti Candi Borobudur, Candi Prambanan kemudian ditetapkan oleh UNESCO sebagai salah satu peninggalan budaya yang harus dilestarikan.

Lalu, apa sajakah keseruan yang bisa dinikmati wisatawan di Candi Prambanan Jogja? Simak ulasan singkatnya berikut ini.

Menyusuri Bangunan Candi Sambil Belajar Sejarah dan Budaya

Kegiatan utama yang bisa dilakukan wisatawan saat berkunjung di Candi Prambanan Jogja yaitu berkeliling menyusuri setiap bangunan candi. Sambil berkeliling wisatawan bisa belajar cerita yang ditertuang dalam setiap relief candi. Dan untuk memudahkan dalam memahami sejarah setiap candi, Anda bisa menyewa pemandu wisata yang sudah disiapkan di lokasi wisata tersebut.

Bersepeda Menyusuri Komplek Candi

Komplek Candi Prambanan memang terkenal luas dan sangat asri pemandangan serta udaranya. Hal ini bisa dimanfaatkan oleh wisatawan untuk berkeliling menggunakan sepeda sambil menikmati pemandangan sekitar candi yang indah.

Mengabadikan Foto Berlatar Candi-Candi yang Indah

Berfoto merupakan kegiatan yang wajib dilakukan oleh setiap wisatawan ketika berkunjung ke objek wisat Candi Prambanan ini. Pemandangan sekitar candi yang hijau serta bangunan candinya sendiri yang kokoh sangat bagus menjadi latar foto bersama keluarga, teman maupun kekasih. Bagi wisatawan yang ingin menggunakan jasa fotografi pun bisa, biasanya di sekitar objek wisata ini terdapat beberapa orang yang khusus menyediakan jasa layanan foto dengan tarif bervariasi.

Menyaksikan Sendra Tari Ramayana Prambanan

Setelah lelah berkeliling candi, bersepeda dan mengambil foto. Malam harinya Anda bisa menikmati pagelaran sendra tari yang mengisahkan cerita tentang ramayana. Biasanya sendra tari ini diadakan setiap hari Selasa, Kamis dan Jum’at pada pukul 19.30 sampai 21.30 WIB. Apabila Anda datang di hari tersebut, sempatkanlah untuk menyaksikan sendra tari ramayana.

Sendra Tari Ramayana memadukan antara drama, seni tari dan musik Jawa. Meskipun para pemain tidak menggunakan dialog, namun pengunjung tetap bisa menikmati alur cerita dengan santai dan nyaman.

Lokasi dan Rute Candi Prambanan Jogja

Candi Prambanan terletak di Kabupaten Sleman, lebih tepatnya di Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Yogyakarta. Namun bagian pintu masuknya berada di wilayah Desa Tlogo, Kecamatan Prambanan, Klaten, Jawa Tengah. Akses menuju lokasi wisata ini sudah cukup mudah karena bisa dilalui oleh kendaraan umum maupun pribadi. Jalanannya pun sudah bagus karena terletak di sepanjang Jalan Solo-Jogja. Untuk sampai ke objek wisata ini ikuti saja rute menuju Jalan Solo-Jogja atau gunakanlah GPS sebagai penunjuk arah.

Jam Buka, Harga Tiket Masuk dan Fasilitas

Candi Prambanan terbuka untuk umum setiap hari pada pukul 06.00 sampai 17.00 WIB. Untuk menikmati keindahan candi, wisatawan lokal akan dikenakan biaya sebesar Rp40.000 untuk dewasa dan Rp20.000 untuk anak-anak. Sementara wisatawan asing dikenakan biaya USD 18$ untuk dewasa dan USD 9$. Ada juga jasa sewa payung sebesar Rp5.000 perpayung.

Fasilitas yang ada di Candi Prambanan juga sudah cukup lengkap. Di antaranya terdapat gazebo sebagai tempat istirahat, toilet, mushola, toko suvenit, tempat makan dan tempat parkirnya yang luas.

Itulah sedikit ulasan mengenai Candi Prambanan Jogja, semoga beberapa informasi diatas dapat bermanfaat bagi Anda yang hendak berkunjung ke sana. Nah, bagi Anda yang berminat berkunjung ke Candi Prambanan tetapi terkendala kendaraan. Gunakanlah layanan Jogja Rental Motor milik kami. Kami pun siap melayani perjalanan liburan Anda selama di Jogja dengan aman dan nyaman.