Select Page

Candi Ratu Boko Yogyakarta merupakan situs bersejarah peninggalan peradaban Hindu di Jawa. Situs ini diperkirakan merupakan reruntuhan keraton, bukan candi. Sehingga terkenal juga dengan sebutan Keraton Ratu Boko. Candi ini ditengarai merupakan bagian dari istana kerajaan Mataram Hindu pada masa kekuasaan Dinasti Sanjaya. Selain Candi Prambanan, beberapa candi Hindu yang lain juga berada tak jauh dari Ratu Boko di antaranya Candi Kalasan, Candi Sewu, Candi Sambisari, dan Candi Plaosan.

Asal-usul dan Sejarah Candi Ratu Boko Yogyakarta

Nama Ratu Boko diyakini diambil dari nama Ratu Boko salah seorang raja dari kerajaan Mataram Hindu. Dalam sebuah prasasti yang dibuat pada tahun 792M yaitu Prasasti Abhayagiriwihara, disebut kisah tentang pembangunan tempat ibadah di atas bukit. Pembangunan tempat yang diberi nama Abhayagiriwihara tersebut atas perintah Tejahpurnapane Panamkarana atau nama lainnya Rakai Panangkaran (746-784M) yang merupakan Raja Mataram Hindu.

Candi Ratu Boko Yogyakarta

Prasasti lain yang menyebut Abhayagiriwihara ini antara lain Prasasti Kalasan, Mantyasih  dan Wanua Tengah III. Rakai Walaing Pu Kumbhayoni kemudian mengubah fungsi keraton tersebut menjadi benteng pertahanan setelah masa pemerintahan Rakai Panangkaran berakhir.

Candi Ratu Boko Yogyakarta yang merupakan bangunan Hindu, mendapat pengaruh kebudayaan Buddha dalam arsitekturnya. Ini dikarenakan Rakai Panangkaran adalah penganut Buddha Mahayana, terbukti dengan adanya patung Dhyani Buddha dalam situs ini. Sementara ciri Hindu diperkuat dengan patung Dewi Durga, Ganesha, dan arca Yoni.

Mengintai Keindahan Arsitektur Candi Ratu Boko

Candi Ratu Boko Yogyakarta

Candi Ratu Boko Yogyakarta berdiri di atas lahan seluas 25 hektar di puncak bukit. Sebenarnya bangunan keraton ini terdiri atas beberapa bagian. Namun kebanyakan hanya tinggal reruntuhan selain bangunan utama. Bagian-bagian yang masih dapat Anda saksikan di antaranya:

  1. Gerbang Utama

Terdapat dua buah gerbang yang menyambut Anda ketika sampai di candi ini. Gerbang tersebut berada di sebelah barat. Terdiri dari dua gerbang yang berukuran kecil di sisi luar, dan gerbang besar atau gerbang utama di bagian dalam.

  1. Candi Batu Putih

Bagian yang tersisa dari bangunan ini hanyalah pondasi dari batu kapur. Kemungkinan bangunan di atasnya dibuat dari kayu yang mudah lapuk atau rusak dan sudah tidak bersisa. Situs ini terletak di sebelah timur laut bangunan utama.

  1. Candi Pembakaran

Situs ini berupa reruntuhan yang masih berbentuk teras berundak setinggi 3 meter dengan 2 teras. Pada teras atas yang berbentuk persegi terdapat lubang berukuran 4×4 meter yang diperkirakan merupakan tempat pembakaran mayat. Tak jauh dari tempat ini terdapat sumur tempat air suci.

  1. Paseban

Paseban adalah bangunan yang berlokasi di sebelah selatan gapura berupa teras setinggi 1,5 meter, berukuran panjang 38 meter dan lebar 7 meter. Di atas teras ini masih tersisa tumpukan batu yang kemungkinan merupakan pondasi tiang dan atap. Bagian ini digunakan sebagai tempat menghadap raja.

  1. Pendopo

Bangunan pendopo ini ada di sebelah selatan gapura, berupa dinding setinggi 3 meter dan luas sekitar 1.200 meter persegi. Tempat ini diperkirakan sebagai tempat menyambut tamu.

  1. Keputren

Bangunan ini berupa persegi dengan dinding batu seluas 240 meter persegi dan dikelilingi dinding setinggi 2 meter. Ada delapan buah kolam berbentuk bundar dan dua buah kolam lain berbentuk persegi di dalamnya

Harga Tiket Masuk

Harga tiket masuk ke lokasi untuk sebelum pukul 15.00 WIB adalah Rp25.000 termasuk parkir kendaraan. Sementara tiket setelah pukul 15.00 WIB dipatok Rp100.000 yang merupakan harga Paket Sunset. Pemandangan matahari tenggelam di tempat ini memang sangat menawan. Anda dapat melihat sebagian Kota Yogyakarta dan sekeliling kawasan candi dari ketinggian dilatari langit senja yang indah. Tak lupa Gunung Merapi dan Merbabu yang terlihat gagah di kejauhan.

Alamat dan Rute ke Lokasi

Rute menuju Candi Ratu Boko Yogyakarta yaitu bergerak ke arah Solo. Ketika Anda hampir sampai ke Candi Prambanan, ambil jalan ke arah pasar Piyungan, kemudian akan terlihat tanda menuju lokasi.

Lokasi tepat candi ini berada di Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Jarak dari pusat kota Yogyakarta sekitar 19 km ke arah timur. Dari Candi Prambanan, jaraknya sekitar 3 km. Candi ini dibangun di puncak bukit berketinggian kira-kira 200 meter.

Menuju Candi Ratu Boko Yogyakarta ini sangat mudah dilakukan dengan kendaraan pribadi. Namun bagi Anda yang tidak membawa kendaraan tidak perlu risau karena kami menyediakan layanan sewa. Hubungi Jogja Rental Motor untuk mendapatkan kendaraan yang Anda butuhkan dengan tarif sewa bersahabat.