Select Page

Yogyakarta, sebuah kota ternama menyimpan berbagai kisah unik perihal objek-objek wisatanya. Kota berdaya tarik luar biasa. Bagaikan magnet menghipnotis setiap wisatawan yang berkunjung ke kotanya. Tidak hanya kuliner, wisata alam dan pantainya pun memukau. Wisata sejarah, edukasi dan religi pun bisa ditemukan di sudut kota budaya ini. Salah satunya Gua Maria Sendangsono Yogyakarta. Jadi selain ke Gereja Ganjuran, wisata religi umat kristiani bisa ke gua ini.

Sejarah Gua Maria Sendangsono Yogyakarta

Dahulu, Gua Maria Sendangsono dikenal sebagai tempat peristirahatan para pejalan kaki. Tempatnya sejuk ditambah adanya mata air di antara dua pohon sono, menjadikan tempat ini sering dikunjungi. Sejenak untuk melepas lelah, biasanya Mereka istirahat sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kecamatan Borobudur ataupun Kecamatan Boro.

Kenyamanan yang tidak terbantahkan membuat tempat ini pun sering dijadikan sebagai tempat pertapaan. Kebiasaan tersebut kemudian memunculkan kepercayaan bahwa Gua Maria Sendangsono juga dihuni oleh Dewi Lamtamsari dan Den Baguse Samija. Di sini juga Romo Van Lith (Rohanian Budha) membabtis 171 warga sekitar tepat pada tanggal 14 Desember 1904. Dan secara resmi dinyatakan sebagai tempat penziarahan baru pada tanggal 8 Desember 1929.

Penamaan Gua Maria Sendangsono dimulai sejak umat Kalibawang mengangkat Patung Bunda Maria ke area gua. Dan pemuda katholik meletakkan tempat penampakan Bunda Maria di bawah patungnya. Sehingga terciptalah nama Gua Maria Lourdes Sendangsono. Pembangunan objek wisata ini pun dilakukan secara bertahap. Hingga akhirnya kompleks bangunan Sendangsono mendapat penghargaan arsitektur terbaik pada tahun 1991.

Banyak sekali keseruan yang bisa dinikmati oleh wisatawan di objek wisata Gua Maria Sendangsono Yogyakarta.

Berziarah Menenangkan Jiwa

Aktivitas utama yang dapat dilakukan wisatawan yaitu berziarah guna menenangkan gejolak jiwa yang mulai rapuh. Di sini wisatawan dapat mengikuti misa atau menyusuri kisah penderitaan pendeta dengan berjalan di Jalan Salib. Kompleks ini memiliki dua Jalan Salib. Terbagi menjadi Jalan Salib besar yang berada tepat di depan pintu masuk. Dan Jalan Salib kecil berada di sebelah kanan gereja.

Gua Maria Sendangsono Yogyakarta

Saat berziarah, wisatawan bisa memanjatkan doa dengan khusuk dibawah pohon sono sambil menikmati udaranya yang sejuk. Gua Maria Sendangsono Yogyakarta terbuka untuk umum. Wisatawan beragama lain pun tetap bisa berkunjung menikmati kesejukan dan keheningan objek wisata ini.

Menikmati Keindahan Arsitektur Bangunan

Selepas berdoa, bagi wisatawan penyuka arsitektur bisa berkeliling menikmati keindahan bangunan gua. Material bangunan yang digunakan terdiri dari batu dan kayu. Hal tersebut membuat bangunan Gua Maria terkesan lebih alami. Di samping itu, lantai bangunanya juga dibuat kesan seperti sebuah bukit yang berundak-undak. Ditambah lagi suara gemericik dari aliran sungai menambah kesan keasrian objek wisata ini.

Gua Maria Sendangsono Yogyakarta

Bangunan yang didesain oleh arsitektur bernama Romo YB Mangunwijaya ini pernah mendapatkan peringkat sebagai bangunan yang berarsitektur terbaik dari Ikatan Arsitektur Indonesia.

Lokasi dan Rute Gua Maria Sendangsono Yogyakarta

Gua Maria Sendangsono berada di Kabupaten Kulon Progo. Tepatnya di Desa Banjaroyo, Kecamatan Kalibawang, Provinsi Yogyakarta. Akses menuju objek wisata cukup mudah, bisa dilalui menggunakan mobil dan motor. Dari pusat kota berjarak sekitar 45 km atau menghabiskan waktu tempuh selama 1 jam.

Untuk bisa sampai ke Gua Maria Sendangsono yogyakarta, wisatawan bisa mengunakan dua rute alternatif. Pertama, dari arah Tugu Jogja menuju Jalan Godean, lalu ke Sentolo menuju Kalibawang, kemudian masuk Desa Banjaroya dan sampailah di Sendangsono. Kedua, dari arah Jalan Magelang, menuju Pasar Muntilan kemudian masuk Kalibawang lalu menuju Sendangsono. Untuk mempermudah perjalanan, gunakanlah GPS.

Jam Buka, Harga Tiket Masuk dan Fasilitas

Gua Maria Sendag Sono buka selama 24 jam setiap harinya. Untuk memasuki objek wisata wisatawan tidak dikenakan tarif khusus. Namun wisatawa tetap bisa memberikan sumbangan seikhlasnya kemudian dimasukkan ke beberapa kotak sumbangan yang disediakan. Dan untuk wisatawan yang ingin menyumbang dalam jumlah besar bisa langsung menghubungi panitia.

Fasilitas yang tersedia di objek wisata Gua Maria sudah cukup lengkap. Diantaranya terdapat lahan parkir yang luas, toilet, warung makan, toko suvenir dan jalan khusus untuk penyandang disabilitas. Di sekitar Gua juga terdapat beberapa penginapan.

Itulah beberapa ulasan mengenai Gua Maria Sendangsono Yogyakarta. Untuk urusan transportasiyang mudah, manfaatkan saja jasa sewa motor. Layanan kami, Jogja Rental Motor siap mengantar Anda ke berbagai tempat wisata menarik.