Select Page

Melengkapi tempat tujuan wisata di Yogyakarta yang bernuansa tradisional, Anda bisa datang ke Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta. Masjid yang berada dalam kompleks Keraton Yogyakarta itu merupakan masjid tertua yang menyimpan banyak sisi artistik. Nuansanya pun berbeda dengan nuansa masjid-masjid kebanyakan. Jadi, selain i’tikaf di Masjid Syuhada, sempatkan pula menikmati suasana di masjid ini.

Mengulik Filosofi Menarik Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta

Dengan Kyai Faqih Ibrahim Diponingrat, Sri Sultan Hamengku Buwono I membangun Masjid gedhe ini. Masjid ini merupakan masjid unik yang usianya cukup tua. Arsitek masjid ini adalah Kyai Wiryokusumo. Karena letaknya berada di Komplek Keraton Yogyakarta, masjid ini sering disebut dengan Masjid Kagungan Dalem Keraton Ngayokyakarta Hadiningrat.

Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta

Masjid dengan luas 16.000 meter persegi ini memiliki filosofi Jawa yang sangat kental. Atapnya tersusun dari tiga undakan sesuai dengan tradisi Jawa. Atap ini disebut dengan Tajuk Lambang Teplok, lengkap dengan mustaka Daun Kluwih serta Gadha.

Coba Anda perhatikan ruang utama pada Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta gedhe tersebut. Terdapat 36 tiang penopang yang terbuat dari Kayu Jati tanpa sambungan sama sekali. Tiang utamanya, atau yang biasa disebut dengan saka guru, terdiri dari 4 buah tiang dengan tinggi 4 meter untuk masing-masing tiang.

Banyak wisatawan yang datang mengunjungi Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta. Ini karena selain letak masjid ini dekat dengan tempat-tempat wisata, Masjid Gedhe Kauman juga memiliki daya tarik arsitektur yang tidak biasa itu tadi. Yakin, ketika Anda berkunjung ke sana, kesan pertama yang akan Anda tangkap adalah kesan relegius yang bercampur kental dengan nuansa lokal dan tradisional.

Bagian-Bagian Masjid Gedhe Kauman

Bentuk serambi Masjid Gedhe Kauman adalah limas persegi panjang. Bangunan serambi ini terbuka, hampir sama dengan pendopo-pendopo di pusat-pusat pemerintahan di Jawa. Dibanding dengan halaman masjid, posisi serambi masjid ini lebih tinggi. Sedang jika dibanding dengan ruang utama masjid, posisi serambi masjid lebih rendah.

Menariknya, serambi Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta ini memiliki kolam kecil di setiap sisi. Dulu, kolam ini berfungsi untuk membasuh kaki sebelum masyarakat masuk ke dalam masjid. Dengan begitu, masyarakat tidak merasa diperintah membasuh kaki meskipun secara tidak langsung telah membasuhnya begitu melewati kolam kecil tersebut.

Kompleks Masjid Gedhe Kauman Kota Yogyakarta

Terdapat dinding tinggi yang mengelilingi Masjid Gedhe Kauman. Pintu masuknya dihiasi oleh Semar Tandu, terdapat di sisi timur masjid. Tajug berbentuk persegi yang memiliki atap dengan undakan tiga lapis, menjadi bagian inti dari Masjid Gedhe Kauman.

Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta

Di bagian dalam, Anda akan melihat mimbar kayu. Mimbar tersebut memiliki tiga tingkat, sehingga jika Khotib berdiri di atas mimbar, khotib tersebut akan terlihat dari bagian barisan yang paling belakang sekalipun. Selain itu, ada juga bangunan yang dulu sering Sultan gunakan untuk beribadah. Bentuk bangunannya mirip dengan sangkar burung.

Sekaten di Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta

Masjid Gedhe Kauman adalah masjid yang biasa digunakan untuk menggelar upacara sekaten. Saat Upacara Sekaten, ada dua gamelan yang akan ditabuh. Dua gamelan itu adalah Kyai Naga Wilaga yang ditempatkan di Pagongan Ler, dan Kyai Guntur Madu yang ditempatkan di Pagongan Kidul.

Pagongan sendiri adalah sebuah bangunan yang agak tinggi di sekitar Masjid Gedhe Kauman. Letaknya ada di bagian timur laut masjid dan arah tenggara masjid. Bangunan yang berada di arah timur laut Masjid Gedhe Kauman disebut Pagongan Lor. Sedang bangunan yang ada di sebelah tenggara masjid, disebut Pagongan Kidul.

Rute ke Lokasi Masjid Gedeh Kauman

Letak Masjid Gedhe Kauman ada di Jalan Kauman, Alun-Alun Keraton, Ngupasan, Gondomanan, Yogyakarta. Dari Lempuyangan menuju Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta bisa lewat Jalan Letkol Subadri ke arah selatan hingga sampai Jalan Bausasran. Dari sana, Anda ambil arah kiri ke Jalan Mayor Suryotomo.

Sampai di Jalan Raya Jogja, ambil arah barat melewati Taman Pintar hingga perempatan Yogyakarta KM 0. Dari perempatan itu, ambil kiri ke arah selatan hingga Alun-Alun Utara. Dari sini, Anda sudah akan menemukan Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta di barat alun-alun. Bagaimana, Anda ingin jalan-jalan ke sana? Butuh kendaraan? Kami menyediakan jasa rental Motor. Di Jogja Rental Motor, Anda cukup menyetorkan tiga kartu identitas, sudah bisa order di lokasi yang Anda tentukan. Silakan PM, kami tunggu orderannya.