Select Page

Salah satu museum di Yogyakarta yang menarik untuk dikunjungi adalah Museum Biologi UGM. Di sana, Anda bisa belajar banyak tentang hewan-hewan kecil dan tanaman yang jarang diketahui. Jumlah koleksinya lebih dari 3.000 jenis. Tertarik? Baca lebih lanjut artikel ini.

Wisata Penuh Manfaat di Museum Biologi UGM Yogyakarta

Awalnya, museum ini adalah Museum Zoologicum yang lantas dikembangkan menjadi Museum Biologi pada tahun 1969. Museum Zoologicum sendiri berlokasi di salah satu ruang Universitas Gadjah Mada di Sekip, Sleman, Yogyakarta. Saat itu, koleksinya adalah koleksi biologi dan koleksi herbarium. Hingga akhirnya terbentuklah Museum Biologi dan beralih lokasi di tempat yang sekarang ini.

Museum Biologi UGM

Museum Biologi adalah gabungan Museum Zoologicum dan Herbarium. Prakarsanya dari Ir. Suryono Adisewoyo. Meskipun museum ini di sudah ada sejak 1969, tetapi Museum Biologi baru dibuka untuk umum pada tahun 1970, terpaut setahun setelah peresmiannya.

Koleksinya-koleksi Berharga Museum Biologi UGM

Sebagian besar koleksi museum ini berasal dari Indonesia. Tetapi ada juga yang berasal dari luar negeri. Koleksi dari luar negeri itu kebanyakan adalah sumbangan peneliti atau dosen. Ada juga yang merupakan sumbangan dari masyarakat umum pegiat keanekaragaman hayati.

Museum Biologi menempatkan seluruh koleksinya dalam 8 ruang kelompok. Tentu sangat menarik melihat koleksi binatang yang sulit Anda temui di alam bebas. Itu karena jumlah binatang itu sudah tidak sebanyak yang dulu. beberapa binatang langka itu adalah harimau, trenggiling, komodo, juga cendrawasih, dan buaya albino.

Secara kelompok besar, koleksi binatang ini terbagi menjadi avertebrata dan vertebrata. Avertebrata adalah istilah untuk binatang yang tidak memiliki tulang belakang. Sedang vertebrata adalah sebaliknya, istilah untuk binatang yang memiliki tulang belakang.

Koleksi tumbuhan Museum Biologi adalah koleksi tumbuhan yang sudah diawetkan. Sebagian ada yang diawetkan menjadi herbarium kering. Sebagian lagi diawetkan dalam bentuk herbarium basah. Koleksi yang diawetkan dalam herbarium basah ini adalah buah-buahan yang jumlahnya ada sekitar 350 jenis.

Museum Biologi UGM

Koleksi tumbuhan tingkat rendah atau yang sering diistilahkan dengan Cryptogamae, diawetkan menjadi herbarium kering di Museum Biologi UGM ini. Sedang tumbuhan tingkat tinggi atau yang disebut dengan Phenaerogamae dan Spermatophyta, diawetkan menjadi herbarium kering dan basah.

Menjaga koleksi binatang dan tumbuhan ini tentu saja tidak gampang. Koleksi binatang biasanya diawetkan dengan memasukkannya ke dalam frezer untuk setiap perawatan. Selain itu, perawatan binatang juga dilakukan dengan memberi radiasi satu tahun sekali.

Tiket dan Jam Buka

Jika Anda ingin mengunjungi Museum Biologi UGM, silakan datang pada Hari Senin hingga Hari Jumat. Museum Biologi UGM buka mulai pukul 7.30 hingga pukul 16.00. Tetapi, pada Hari Jumat, Museum tutup lebih siang, yakni pukul 15.00. Lalu bagaimana jika ingin berkunjung ke Museum Biologi UGM selain waktu itu?

Selain jam operasional museum yang sudah ditentukan tersebut, Anda masih bisa datang pada Hari Sabtu atau Hari Minggu. Tetapi, harus ada konfirmasi dulu dengan pihak pengelola museum. Anda bisa kontak pengelola dan membuat janji untuk mengunjungi museum di luar jam operasional.

Tiket masuk Museum Biologi UGM Yogyakarta hanya Rp5.000 untuk kategori pelajar. Sedang untuk pengunjung umum, tiket masuk yang dikenakan sebesar Rp7.000. Harga lain diterapkan untuk wisatawan asing yang ingin berkunjung. Masing-masing wisatawan dikenakan tiket masuk sebesar Rp15.000.

Rute ke Lokasi Museum Biologi UGM

Alamat Museum Biologi UGM ada di Jalan Sultan Agung nomor 22 Yogyakarta. Jika Anda dari Stasiun Lempuyangan, Anda bisa lewat jalan Hayam Wuruk terus ke arah selatan untuk sampai ke museum. Tetapi, Jika Anda ingin mengambil jalan sedikit memutar, Anda bisa lewat Jalan Letkol Subardi dan menuju ke arah Jalan Raya Jogja.

Dari Jalan Raya Jogja atau yang juga disebut dengan Jalan Sultan Agung, silakan Anda menuju ke arah barat sekitar setengah kiloan. Letak Museum Biologi UGM ada di tepi selatan jalan. Cukup mudah untuk Anda temukan. Jika pun dirasa sulit, Anda masih bisa bertanya letak museum itu dengan menunjukkan alamatnya.

Meskipun lokasinya tercover transportasi umum yang memadai, ada baiknya jika Anda menggunakan kendaraan sendiri untuk berkunjung ke sana. Lebih-lebih jika tujuan Anda tidak hanya Museum Biologi UGM saja. Membawa kendaraan sendiri lebih memudahkan Anda mengatur jadwal kunjungan. Selain museum ini, Anda juga bisa ke Museum De Mata.

Kami bisa membantu menyediakan kendaraan jika Anda ingin ke Museum Biologi UGM. Silakan PM untuk menggunakan jasa rental motor kami. Tanpa perlu datang ke tempat kami, kami yang akan datang ke tempat anda. Mudah, bukan?