Select Page

Anda pernah memiliki cita-cita menjadi pilot? Jika iya, bisa jadi, Anda adalah pecinta pesawat. Atau, bisa jadi, rasa ingin tahu Anda terhadap alat transportasi yang satu itu begitu tinggi. Untuk memuaskan rasa ingin tahu, tidak ada salahnya jika Anda memilih tempat wisata yang satu ini, Museum Dirgantara Mandala Yogyakarta.

Sedikit Sejarah Museum Dirgantara Mandala Yogyakarta

Museum ini diresmikan pada tahun 1969 Tanah Abang, Jakarta. Namun pada tahun 1978, museum ini dipindah ke Yogyakarta. Pemindahan ini karena Kota Yogyakarta dinilai memiliki sejarah yang lebih kental terkait pasukan angkatan udara daripada Jakarta.

Dari Jakarta berpindah ke Yogyakarta, ternyata timbul beberapa masalah. Masalah utama terkait sempitnya lokasi museum. Lalu pada tahun 1984, dipindah lah lokasi museum ini di Wonocatur seperti yang sekarang. Bangunan yang ditempati itu sendiri adalah pabrik gula di sekitar kompleks Landasan Udara Adisutjipto.

Yang Menarik di Museum Dirgantara Mandala

Koleksi penting yang berkaitan dengan sejarah TNI AU adalah replika pesawat Dakota C-47. Pesawat ini pernah digunakan Angkatan Udara Indonesia untuk menembus Blokade Belanda ke Daerah Kalimantan, Sumatera dan negara tetangga. Naasnya, pesawat ini pernah ditembak jatuh oleh Belanda. Kejadian ini sekaligus membuat TNI kehilangan orang-orang yang piawai dalam kedirgantaraan.

Salah satu nama yang cukup penting di tubuh TNI saat itu adalah Komodor Muda Udara Adisutjipto. Namanya lantas diabadikan menjadi nama bandara dan nama kompleks landasan udara.

Halaman Museum Dirgantara Mandala

Baru sampai di halaman Museum Dirgantara Mandala Yogyakarta ini saja, Anda sudah akan melihat pesawat-pesawat tempur dan pesawat cargo. Pesawat tersebut menjadi seperti penerima tamu setiap kali ada kunjungan ke museum. Jadi, dari awal masuk halaman museum saja, rasa kedirgantaraannya sudah bisa dirasakan.

Museum Dirgantara Mandala Yogyakarta

Masuk ke dalam Museum Dirgantara Mandala Yogyakarta, di bagian ruang utama, benda yang akan Anda lihat pertama kali adalah patung tokoh-tokoh penting TNI angkatan udara. Salah satu patung tersebut adalah patung Komodor Muda Udara Adisutjipto. Ada juga patung Marsekal Muda Anumerta Abdul Halim Perdanakusuma yang namanya dijadikan sebagai nama salah satu bandara.

Menelusuri Museum Dirgantara Mandala

Museum Dirgantara Mandala memiliki beberapa ruang yang membagi keseluruhan museum. Ruang-ruang itu adalah ruang utama, ruang kronologi 1, dan ruang kronologi 2. Ruang lain adalah ruang paskhas, ruang alutsista, dan ruang diorama. Anda bisa menggunakan jasa pemandu jika ingin tahu banyak keterangan koleksi-koleksi di dalam museum.

Pemandu museum dirgantara biasanya mengenakan seragam resmi TNI Angkatan Udara. Mereka akan menjelaskan dengan rinci setiap detail koleksi barang-barang museum. Tidak hanya rincian koleksi, tetapi sekaligus sejarah dan peran koleksi tersebut bagi perkembangan kedirgantaraan Indonesia.

Koleksi Bersejarah yang Tersimpan

Museum ini memiliki koleksi pesawat terbang cukup banyak. Jumlah totalnya sekitar 36 buah. Anda bahkan tidak dilarang untuk berfoto di dalam pesawat, lengkap dengan pakaian ala penerbang pesawat tempur. Tentu saja ini menarik, apalagi jika Anda adalah penyuka pesawat sejak kecil.

Museum Dirgantara Mandala Yogyakarta

Koleksi lain museum ini adalah foto terkait pesawat. Jumlahnya ada sekitar 1000 buah. Terdapat juga 28 diorama. Selebihnya adalah replika pesawat yang memiliki sejarah khusus, lukisan, penghargaan, pakaian dinas, juga koleksi buku yang tersimpan rapi di rak-rak perpustakaan museum.

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk

Tidak ada batasan hari untuk bisa mengunjungi Museum Dirgantara Mandala. Tetapi kunjungan hanya dilayani pada pukul 08.00 hingga pukul 15.00 saja. Masing-masing orang dikenakan tiket Rp4.000 untuk masuk Museum Dirgantara Mandala. Murah bukan?

Rute ke Lokasi Museum Dirgantara Mandala

Letak Museum Dirgantara Mandala ada di Jalan Kolonel Sugiono, Banguntapan, Yogyakarta, Bantul. Persisnya, letak museum ini berada di Kompleks Landasan Udara Adisucipto. Rutenya dari Bandara Adi Sucipto, berbelok ke arah selatan, masuk Jalan Janti.

Selanjutnya, Anda akan naik jembatan layang dan silakan ikuti jalan. Begitu turun dari jembatan layang dekat SMK Angkasa, silakan belok kiri sekitar 50 meter. Anda akan menemukan portal yang dijaga anggota TNI. Cukup lengkapi persyaratan, Anda sudah diperbolehkan masuk Museum Dirgantara Mandala Yogyakarta. Lokasi museum ini ada di bagian ujung Kompleks Landasan Udara Adi Sucipto.

Anda ingin ke Museum Dirgantara Mandala Yogyakarta? Butuh kendaraan? Kami, Jogja Rental Motor, bisa membantu Anda menyediakan motor. Silakan PM lewat nomor kontak kami. Anda tidak perlu datang pada kami, sebab kami yang akan datang ke tempat Anda. Jangan beranjak dulu, simak juga ulasan kami tentang Museum Benteng.