Select Page

Pernah menjadi ibu kota Indonesia, Jogja menyimpan banyak catatan sejarah yang tidak bisa dilupakan begitu saja. Termasuk perjalanan hidup dan perjuangan seorang Panglima Besar Jenderal Sudirman. Penggalan-penggalan sejarah kehidupan Jenderal Sudirman dapat dikenang lewat Museum Sasmitaloka Panglima Besar Jenderal Sudirman. Museum ini secara khusus menyimpan berbagai koleksi benda bersejarah yang berkaitan dengan sang panglima besar.

Tentang Museum Sasmitaloka Panglima Besar Jenderal Sudirman

Museum Sasmitaloka dulunya merupakan kediaman Jenderal Sudirman. Selain sebagai pendiri Tentara Nasional Indonesia Pak Dirman juga merupakan salah satu pahlawan nasional. Bangunan yang punya gaya arsitektur khas kolonial ini secara resmi dijadikan sebagai museum pada tanggal 30 Agustus 1982. Hingga saat ini, Museum Sasmitaloka masih menjadi salah satu destinasi wisata sejarah favorit di Jogja.

Nama Sasmitaloka tidak lain dari bahasa Jawa. Sasmitaloka artinya adalah mengenang dan mengingat.  Sehingga kurang lebih Museum Sasmitaloka Panglima Besar Jenderal Sudirman menjadi tempat untuk mengenang dan mengingat perjuangan besar Jenderal Sudirman.

Museum Sasmitaloka Panglima Besar Jenderal Sudirman

Museum Sasmitaloka punya setidaknya 14 ruangan yang diisi dengan berbagai informasi. Semuanya disusun dengan knologis sehingga terbentuk jadi sebuah cerita runtut yang dapat menggambarkan dengan jelas pada masa itu. Museum Sasmitaloka seolah menjadi biografi dari sang panglima besak. Kalimat-kalimat pesan dan penyemangat yang dikobarkan oleh Jenderal Sudirman ada diukir pada sebuah prasasti yang disimpan di sini.

Apa Saja yang Ada di Museum Sasmitaloka?

Museum Sasmitaloka dibagi jadi 4 bagian yang setiap bagiannya terdapat beberapa ruangan. Keempat gedung tersebut antara lain adalah Gedung Utama, kemudian Gedung Sayap Utara, Gedung Sayap Selatan, serta Gedung Belakang. Pada bagian Gedung Utama sendiri diisi oleh ruangan-ruangan yang menampilkan kehidupan Jenderal Sudirman bersama dengan istri serta anak-anaknya.

Museum Sasmitaloka Panglima Besar Jenderal Sudirman

Terdapat ruang tamu dan ruang santai yang lengkap dengan perabotan-perabotan yang kala itu ditempati oleh Jenderal Sudirman dan keluarga untuk berkumpul. Ada pula ruang kerja yang diisi oleh barang-barang peninggalan Jenderal Sudirman, seperti pedang samurai, pesawat Telepon, keris, hingga piagam penghargaan. Pada Gedung Utama ini juga diisi dengan ruang tidur Jenderal Sudirman, ruang tidur anak-anaknya dan juga ruang tidur tamu.

Berikutnya pada bagian Gedung Sayap Utara di Museum Sasmitaloka Panglima Besar Jenderal Sudirman ini diisi oleh 3 ruang pameran. Ruang pertama adalah ruang pengangkatan Panglima APRI, kemudian yang kedua adalah Ruang Palagan Ambarawa dan yang ketiga adalah Rumah Sakit Panti Rapih. Ruangan-ruangan tersebut diisi oleh berbagai cerita sejarah pada masa itu.

Pada bagian Gedung Sayap Selatan sendiri diisi dengan Ruang Diorama Perang Gerilya yang memang semua isinya menceritakan seperti apa terjadinya perang gerilya kala itu dalam bentuk diorama-diorama. Selain itu juga ada Ruang Sobo Pacitan, Ruang Koleksi Pribadi yang berisi berbagai barang pribadi Jenderal Sudirman, lalu juga Ruang Foto dan Dokumentasi.

Semantara untuk bagian Gedung Belakang Museum Sasmitaloka Panglima Besar Jenderal Sudirman diisi kendaraan peninggalan Jenderal Sudirman. Kendaraan-kendaraan yang dipakai beliau saat berperang seperti dokar, hingga mobil sedan disimpan di tempat ini.

Fasiltas Pendukung

Menjadi destinasi wisata sejarah di Jogja yang terus banyak diminati masyarakat, Museum Sasmitaloka memiliki beberapa fasilitas pendukung. Mulai dari pendopo, mushollah, tempat parkir yang luas, toilet sampai dengan penginapan.

Harga Tiket dan Jam Buka

Tidak ada harga tiket yang harus dibayarkan untuk masuk ke Museum Sasmitaloka. Pengunjung hanya perlu mengisi daftar tamu saja yang terletak di bagian depan museum. Sedangkan untuk jam bukanya, museum ini buka setiap hari Senin hingga Jumat pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB.

Lokasi dan Akses

Lokasi tepat Museum Sasmitaloka ada di Jalan Bintaran Wetan Nomor 3, Jogja. Akses menuju ke sana untuk menggunakan transportasi umum bisa menaiki Bus TransJogja jalur 1A dan 1B untuk menuju ke Pasar Sentul Jalan Sultan Agung, kemudian melanjutkan dengan jalan kaki ataupun naik becak. Bisa juga naik bus jalur 12 dan 16 dari Terminal Giwangan ke Jalan Sultan Agung untuk berhenti di Bintara Wetan. Kemudian jalan kaki saja sekitar 50 meter.

Nah, untuk akses yang lebih mudah dan tidak ribet menuju ke Museum Sasmitaloka Panglima Besar Jenderal Sudirman, silakan menyewa motor di Jogja Rental Motor yang kami kelola. Kami menyediakan jasa rental motor dengan harga ramah di kantong yang siap memudahkan perjalanan wisata anda di Kota Gudeg.