Select Page

Museum Soeharto Yogyakarta diresmikan oleh H. Probosutedjo, Siti Hardiyanti Rukmana (Mbak Tutut), dan beberapa pejabat lain bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 1 Maret 2013. Pembangunan museum ini merupakan inisiatif H. Probosutedjo yang merupakan adik dari H.M. Soeharto dan disetujui oleh keluarga besar beliau.

Museum ini didirikan di atas lahan seluas 3.620 meter persegi. Dibangun di tanah kelahiran Presiden Republik Indonesia yang kedua ini, museum tersebut memuat informasi lengkap mengenai beliau. Mulai dari silsilah keluarga, perjuangan sejak masa pra kemerdekaan hingga era pembangunan sebagai presiden. Anda pun dapat melihat langsung benda-benda peninggalan Pak Harto, seperti sumur tua dan tempat tidur.

Menelusuri Jejak Sejarah di Museum Soeharto Yogyakarta

Pembangunan museum ini dilakukan untuk mengenang pengabdian dan prestasi H.M. Soeharto sebagai Presiden RI ke-2 selama 32 masa jabatan. Area Museum Soeharto Yogyakarta terlihat luas dari luar. Kawasan museum yang asri ini dikelilingi oleh tembok cukup tinggi yang membuatnya tampak megah.

Museum Soeharto Yogyakarta

Sebuah patung Soeharto yang berdiri tegak hasil pahatan Edhi Sunarso menyambut pengunjung di bagian depan. Di bawah patung, tertulis keterangan lahir, wafat, dan makam beliau. Tepat di sebelahnya terdapat prasasti peresmian museum.

Di bagian kanan pendopo terdapat relief Pak Harto yang sedang salat. Moto hidup beliau tertulis di saping relief berhias aksara Jawa tersebut, yang berbunyi “Sabar atine, saleh pikolahe, sareh tumindake” yang maksudnya selalu sabar, saleh dan taat beragama, serta selalu bijaksana.

Lebih lengkapnya, museum ini terdiri dari beberapa bagian bangunan. Berikut Rinciannya.

  1. Pendopo

Pendopo museum berbentuk bangunan terbuka dengan atap joglo yang disangga oleh beberapa tiang. Bangunan ini ada di bagian tengah museum, biasa digunakan sebagai tempat istirahat pengunjung dan menonton film pendek tentang biografi Pak Harto. Terdapat patung setengah badan Jenderal Besar Soeharto di bagian depan pendopo yang dihiasi lampu kristal di tengah ruangan.

  1. Gedung Atmosudiro

Gedung yang namanya diambil dari nama kakek Pak Harto ini terletak di sebelah barat pendopo. Gedung Atmosudiro ini memuat diorama, video, dan pegetahuan seputar kehidupan Pak Harto. Dilengkapi dengan fasilitas multimedia dan dekorasi seni tempo dulu, membuat Anda bisa merasa seakan berada di masa lampau.

  1. Gedung Notosudiro

Gedung Notosudiro berupa bangunan rumah tradisional Jawa. Notosudiro merupakan nama kakek buyut Soeharto. Letak bangunan ini di belakang pendopo, berfungsi sebagai tempat singgah tamu dan keluarga beliau.

  1. Petilasan

Petilasan merupakan tempat kelahiran Soeharto. Lokasinya berada di sebelah timur gedung Notosudiro.

Jam Operasional, Fasilitas, dan Harga Tiket Masuk

Ketika musim liburan, jumlah kunjungan ke museum ini meningkat dengan mayorits pengunjung dari luar kawasan Yogyakarta. Tak hanya mempelajari informasi sejarah dan biografi Presiden Soeharto, tetapi Anda juga bisa mengambil pelajaran untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Museum Soeharto Yogyakarta

Museum Soeharto Yogyakarta ini dibuka setiap hari dari pukul 8.00 hingga pukul 16.00 WIB. Khusus untuk rombongan, harus menghubungi pengelola museum sebelum mengadakan kunjungan. Masuk ke dalam museum ini tidak dikenakan biaya, hanya perlu mengisi buku tamu yang disediakan. Museum ini dirancang sebagai tempat untuk belajar, sehingga dalam pengelolaannya tidak dipungut biaya dari pengunjung.

Fasilitas umum yang disediakan di tempat ini cukup lengkap meliputi musala, toilet, dan tempat parkir. Untuk parkir kendaraan, Anda tetap harus membayar.

Rute Menuju Museum Soeharto Yogyakarta

Museum Soeharto Yogyakarta berlokasi di Dusun Kemusuk Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Dari pusat kota Yogyakara, rute yang harus Anda lewati yaitu menuju ke arah Wates hingga Rewulu. Lurus sampai pertigaan lampu lalu lintas Pedes. Setelah sampai di kantor Polsek Sedayu, belok kanan menuju SMA N 1 Argomulyo. Selanjutnya lurus sampai pertigaan, dan belok ke kanan sampai terlihat petunjuk tempat parkir objek wisata.

Perjalanan ke Museum Soeharto Yogyakarta akan lebih mudah dengan menggunakan kendaraan sendiri. Tetapi bagi Anda yang berasal dari luar daerah dan tidak membawa kendaraan, kami menawarkan alternatif lebih praktis. Hubungi Jogja Rental Motor untuk mendapatkan layanan sewa kendaraan dari kami dengan harga terjangkau.