Select Page

Jika membicarakan tentang istana raja di Kota Jogja, rasanya hampir semua orang akan mengarahkan pikiran pada Keraton Yogyakarta. Akan tetapi Keraton bukan satu-satunya destinasi wisata yang juga merupakan istana raja di Jogja. Jogja masih punya Pura Pakualaman yang tidak kalah menarik untuk dikenal karena cerita sejarah maupun kebudayaan yang ada di sini. Tentu banyak hal menarik yang dapat dijumpai di Pura Pakualaman Jogja.

Tentang Sejarah Pura Pakualaman Jogja

Pura Pakualaman Jogja adalah bagian dari pusaka budaya yang dimiliki oleh Kota Gudeg. Tempat bersejarah ini didirikan dari rangkaian bangunan yang jadi satu kompleks. Luasnya kurang lebih 5.4 hektar dan dilengkapi dengan tembok yang mengelilingi. Kalau Keraton Kasultanan Ngayogyakarta bangunannya menghadap ke arah Utara, berbeda halnya dengan Pura Pakualaman yang justru sebaliknya, yaitu menghadap ke arah Selatan.

pura pakualaman jogja

Dibangun dengan menghadap ke arah Selatan juga merupakan bentuk penghormatan kepada Keraton Kasultanan Ngayogyakarta. Sampai dengan saat ini Pura Pakualaman Jogja masih jadi istana Sri Paku Alam yang sekaligus memegang jabatan sebagai Wakil Gubernur provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Merupakan pusat pemerintahan, kawasan Pura Pakualaman juga dilengkapi dengan alun-alun, museum sampai dengan masjid. Meskipun dari segi ukuran mungkin kompleks Pura Pakualaman tidak lebih besar dari Keraton. Namun pengalaman wisata yang berkesan akan bisa didapatkan di sini. Anda pun di sini bisa belajar banyak tentang sejarah dan budaya karena Pura Pakualaman punya berbagai benda bersejarah dari masa lampau.

Apa Saja yang Ada di Pura Pakualaman?

Memasuki gerbang Pura Pakualaman, Anda akan disambut oleh lapangan yang rindang dengan pohon beringin dan lapangan tersebut dinamai sebagai Alun-alun Sewandanan. Ketika sore hari, area Alun-alun ini dipenuhi dengan pedagang kaki lima yang menjual aneka kuliner lezat. Sehingga, kalau Anda datang pada sore hari, kegiatan menarik yang bisa dilakukan di kompleks Pura Pakualaman adalah mencicipi kelezatan kuliner Jogja dari pedagang kaki lima.

pura pakualaman jogja

Selain disambut dengan Alun-alun Sewandanan, Anda juga disambut dengan taman yang indah dan lengkap dengan kolam yang ditumbuhi oleh bunga teratai. Pada bagian belakang kolam ada Bangsal Sewotomo, yakni pendopo yang menjadi tempat untuk menyimpan gamelan Kebogiro. Jika datang pada jadwal yang tepat, Anda juga bisa menyaksikan pertunjukan musik tradisional gamelan.

Bukan hanya bangunan-bangunan berupa pendopo saja yang dapat dijumpai di Pura Pakualaman. Bangunan lainnya lagi adalah Dalem Ageng Proboyeksa, kemudian ada juga Bangsal Sewarengga, hingga Gedung Maerakaca dan lain-lain lagi. Istana raja ini juga punya perpustakaan yang menyimpan naskah cerita sejarah serta karya sastra.

Ada museum, ada juga perpusatakaan, yang keduanya dapat jadi pusat belajar sejarah dan budaya untuk semua wisatawan yang datang ke Pura Pakualaman Jogja. Sehingga, di sini Anda akan mendapatkan pengalaman wisata yang menyenangkan sekaligus bermanfaat pastinya. Pengunjung juga dapat menjumpai adanya silsilah keluarga Paku Alam, atribut kerajaan, foto-foto, koleksi senjata, sampai dengan koleksi pakaian di museumnya.

Harga Tiket dan Jam Buka

Pura Pakualaman adalah pilihan wisata sejarah dan budaya yang membuat Anda tak perlu mengeluarkan biaya alias harga tiket masuknya gratis. Hanya mungkin Anda perlu mempersiapkan uang jika ingin mencicipi aneka kuliner yang ada di Alun-alun Sewandanan saat sore hari.

Silakan datang ke Pura Pakualaman hari apa saja pada jam 08.00 WIB hingga 17.00 WIB. Akan tetapi untuk berkunjung ke museumnya, ada jam buka tersendiri. Museum di Pura Pakualaman Jogja hanya dibuka pada hari Minggu, Selasa dan juga Kamis sejak pukul 09.00 WIB sampai 13.30 WIB saja.

Alamat Pura Pakualaman Jogja dan Akses ke Lokasi

Pura Pakualaman Jogja hanya berjarak kurang lebih 2.5 kilometer di arah Timur dari Keraton Yogyakarta atau kurang lebih 2 kilometer saja dari Titik Nol Kilometer Jogja. Lebih tepatnya berada di Jalan Sultan Agung, Pakualaman, Jogja. Tidak jauh dari pusat kota, menjadikan akses menuju ke Pura Pakualaman Jogja sangat mudah.

Jika berada di Titik Nol ataupun dari Malioboro, hanya cukup dengan naik becak ataupun andong. Bisa juga bus kota jalur 4 maupun bus TransJogja. Namun, jika tidak ingin menggunakan transportasi umum maka jasa rental motor kami, Jogja Rental Motor adalah solusi rental motor di Jogja. Silakan hubungi kami untuk menyewa motor agar akses lebih mudah keliling Jogja.