Select Page

Bukan lagi hal yang awam kalau Jogja menjadi kota yang punya begitu banyak peninggalan bersejarah. Oleh sebab itu juga lah destinasi wisata sejarah di Kota Gudeg ini banyak yang dapat dikunjungi. Wisata sejarah di Jogja tidak melulu tentang museum. Ada juga istana air kerajaan di zaman dulu yang menjadi tempat para permaisuri dan putri raja berendam. Adalah Taman Sari Jogja yang patut untuk dikunjungi karena banyaknya hal menarik di dalamnya.

Tentang Sejarah Taman Sari Jogja

Taman Sari Jogja adalah sebuah taman yang dibangun lewat inspirasi yang dihasilkan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono I. Dibangun sebagai bentuk penghargaan sekaligus penghormatan untuk istri-istrinya yang sudah membantu banyak dalam masa peperangan kala itu. Arsitek pembangunan Taman Sari sendiri adalah Demak Tegis yang merupakan arsitek berkebangsaan Belanda. Sedangkan untuk mandornya adalah Bupati Madiun.

Taman Sari Jogja

Sebuah istana dibangun di umbul alias mata air yang letaknya tak jauh dari Keraton Yogyakarta. Istana Air ini dulu diputari oleh danau buatan yang juga lengkap dengan aroma wangi khas dari bunga-bunga yang ada di pulau buatan itu. Keindahan dan wangi tersebut sekarang memang sudah tidak lagi dapat ditemukan oleh para pengunjung Taman Sari Jogja. Namun masih ada banyak keindahan lain di tempat ini.

Apa Saja yang Ada di Taman Sari Jogja?

Mulai dari pintu masuk utama, pengunjung akan dapat menjumpai kolam pemandian yang punya air sangat jernih berwarna biru kehijauan. Ada setidaknya tiga pembagian kolam pemandian di Taman Sari; Umbul Panguras, Umbul Kawitan, dan Umbul Pamuncar. Umbul Panguras merupakan kolam untuk Raja. Umbul Kawitan merupakan kolam untuk putri raja, dan Umbul Pamuncar yang merupakan kolam untuk para selir.

Kolam pemandian dulunya hanya boleh dimasuki oleh raja dan juga keluarganya. Namun sekarang menjadi bagian dari Taman Sari Jogja yang paling banyak menyita perhatian wisatawan. Bahkan menjadi spot foto terbaik dan juga kerap dijadikan sebagai tempat pemotretan pre-wedding.

Taman Sari Jogja

Pada sekeliling kolam ada beberapa ruangan yang dulunya dipakai sebagai tempat ganti pakaian. Ditambah ada menara 3 lantai yang jadi tempat untuk raja menikmati pemandangan indah dari ketinggian.

Selain kolam pemandian, bagian di dalam Taman Sari Jogja yang tak kalah menarik adalah Sumur Gumuling serta Gedung Kenongo. Menariknya, untuk dapat berada di tempat tersebut para pengunjung perlu melewati lorong bawah tanah. Sumur Gumuling sendiri dulunya adalah masjid tempat raja dan keluarganya melaksanakan ibadah.

Lokasinya yang berada di bawah tanah membuat siapa saja yang bercakap-cakap di Sumur Gumuling akan mudah terdengar orang lain yang bahkan jaraknya agak jauh. Setelah mengunjungi Sumur Gumuling, perjalanan wisata di Taman Sari Jogja dapat dilanjutkan ke Gedung Kenongo. Tempat ini dulunya merupakan ruang makan raja dan juga keluarga. sekarang ini Gedung Kenongo hanya berupa puing-puing yang masih bagus untuk jadi spot foto.

Aktivitas paling menarik yang bisa dilakukan di Taman Sari Jogja adalah menikmati keindahan di semua bagian bangunan. Aktivitas yang tak kalah menarik adalah berfoto. Taman Sari punya banyak spot foto yang indah akan sangat disayangkan kalau tidak diabadikan dalam jepretan kamera.

Harga Tiket dan Jam Buka

Tidak mahal biaya yang harus dikeluarkan untuk dapat menikmati keindahan istana air kerajaan di Taman Sari Jogja ini. Tiket masuknya hanya Rp3.000 saja bagi wisatawan lokal dan hanya Rp7.000 bagi wisatawan asing. Memerlukan pemandu wisata untuk memperkenalkan lebih detail lagi bagian-bagian di dalam Taman Sari? Nah, biaya pemandu antaa Rp25.000 sampai dengan Rp50.000 saja. Taman Sari Jogja buka pada pukul 08.00-14.00 WIB.

Lokasi dan Akses ke Taman Sari Jogja

Lokasi Taman Sari Jogja ada di Kampung Taman, Keraton, Kota Jogja yang masih berada satu kompleks dengan Keraton Yogyakarta. Lebih tepatnya lagi ada di bagian Barat dan juga Selatan atau di arah Selatan dari Pasar Ngesem. Berada di tengah kota, akses menuju ke tempat wisata ini sangatlah mudah. Kalau dari Keraton Yogyakarta, jarak tempuh menuju Taman Sari Jogja bisa dilalui dengan cukup jalan kaki saja selama kurang lebih 15 menit. Supaya tidak lelah, silakan menyewa motor pada kami di Jogja Rental Motor. Fasilitas pendukung sewa motor telah kami sediakan. Urusan harga tidak perlu khawatir, tidak akan membuat dompet kering.